Sayang, Jembatan Cantik dekat Pangandaran ini Luput dari Wisatawan

22 Nov 2015

Seakan jembatan untuk melintas ke surga. Mungkin sidikit berlebihan. Jembatan cantik ini hanya terbuat dari kawat baja dan kayu. Dibangun di atas sungai yang jernih dan sisi kanan-kirinya pepohoan yang rindang hijau. Suasana di sekeliling sangat sejuk dan senyap. Sekeliling hanya sawah dan perkebunan masyarakat. Baru akan menemukan sebuah kampung setelah satu kilometer berjalan menyurusi jalan setapak yang hanya dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan bermotor.Jernihnya air dan tenangnya arus, sungguh segar dan menyenangkan jika berenang di sungai ini.

Liburan ke sini seperti liburan yang sebenarnya. Menjadi wisatawan yang pertama kali ke suatu tempat adalah sebuah kebanggaan tersendiri. KEseharian jembatan gantung itu hanya dipergunakan oleh sebuah warga kampung yang tidak terlalu besar diseberangnya untuk keluar kampung misal menjual hasil panen, atau anak-anak kampung berangkat sekolah SMP. Maklum di kampung itu sendiri hanya terdapat Sekolah Dasar.

Padahal lokasinya tidak jauh dari tempat wisata tersohor, yaitu Green Canyon. Hampir setiap wisatawan berlibur ke Pangandaran nyaris tak luput menyempatkan ke Green Canyon. Juga tidak jauh dari pantai Batu Karas yang sudah menjadi destinasi baru.

Untuk mencapai jembatan ini kita hanya diperlukan sekitar 20 menit mengunakan mendaran bermotor dari arah Green Canyon melalui jalan utama menuju Ciparanti. Ciparanti sendiri adalah sebuah desa persis di pesisir samudra Indonesia. Penduduk setempat menamakannya Jembatan Bojong. Lokasinya hanya kurang dari satu kilometer dari jalan raya Ciparanti.


TAGS Jembatan Bojong Green Canyon Ciparanti


-

Author

Follow Me