Siapakah Sosok Dibalik Badut Taman Mini ?

1 May 2013

d9ae70bd7ac622d5fd57a46c0ceb433e_badut-taman-mini
Keliling Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ) sangatlah menyenangkan. Kita akan disugungi berbagai keindahan anjungan-anjungan rumah adat dari berbagai provinsi di Indonesia. Bentuk bangunan yang beraneka ragam sangat menyadarkan begitu kaya Indonesia dengan berbagai ciri khas masing-masing provinsi. Ada rumah berpanggung tinggi seperti kebanyakan berasal dari Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Ada juga rumah tanpa panggung seperti pada umumnya di pulau Jawa, Bali dan beberapa daerah lain. Ornamen masing-masing rumah adat pun beerbeda patern mencirikan banyak nilai filosofis yang terkandung.

Taman Mini, begitu khalayak menyebutnya tertanya memperhatikan ragam pengunjung agar tidak bosan berlibur di sana. Maka di beberapa sudut, kita sering menemui badut berkarakter yang diambil dari film kartun terkenal. Dan sambutan para pengunjung cukup antusias dan terhibur dengan tampilnya badut-badut yang jenaka dan ramah menyapa pengunjung. Apalagi pengunjung keluarga yang banyak membawa anak-anak. Mereka hampir tak luput penyempatkan berfoto bersama badut-badut tersebut. Fotonya kemudian pajang diberbagai media sosial.

Secara kebetulan saat jam istirahat makan siang, ternyata Badut pun manusia. Dia seperti kita merasa lelah dan lapar. Dengan kamera ponsel saya mencoba mengabadikan foto siapa di Balik Badut-badut itu. Mereka sedang melepas lelah dipojokan toko cenderamata areal parkir sambil menyantap makan siang yang dibawa dari rumah. Ternyata dua diantara sekian banyak badut di Taman Mini adalah wanita separuh baya. Hal sangat saya kagumi adalah dengan hanya berbekal kemauan mereka sudah mendapatkan rezeki yang halal dan menghibur dengan suka cita kepada para pengunjung.

Dibalik keceriaan berlibur kita berfoto dengan badut, namun ternyata di dalamnya adalah figur-figur pekerja keras tanpa lelah dibalik baju badut yang tertutup rapat. Tentu saja selain pengap mengenakan badut di siang hari yang terik, ia juga pasti merasakan beban berat baju badut karena selain tebal tentu saja berukuran besar. Mereka telah menopang ekonomi keluarga dengan perkerjaan itu.

Apresiasi saya buat para badut-badut yang dengan kemauan dan kerja keras telah menghibur keluarga kami dengan tulus. Mereka telah memilih pekerjaan yang lebih mulia daripada menjadi mengamen di perempatan jalan raya atau pencopet di pasar inpres.


TAGS badut taman mini


-

Author

Follow Me