( Mie ) Belitung : Sebuah Petualangan Rasa ( bagian 2 )

11 May 2011

Apa makanan yang khas dari Belitung ? Pertanyaan ini sering terlontar dari rekan-rekan khususnya para pencinta kuliner Khas se Nusantara. Tak jarang mereka berburu ke suatu kota kecil yang tidak masuk tujuan wisata favorit hanya untuk mencicipi makanan khasnya. Sebut saja Nasi Bogana Ny Pan di Tegal Jawa Tengah. Padahal harus bersempit-sempit masuk gang Kongkwan di jalan Veteran. Padahal kalau hanya Nasi Bogana, di Jakarta pun relatif mudah didapatkan. Tapi buat komunitas pencinta kuliner, makan di tempat aslinya akan memberikan kepuasan lebih.

Saya mencoba merekomendasikan Sea Food. Ternyata beberapa diantara rekan pecinta kuliner hanya mengamini dan menanggapi dengan datar. Masuk logika Belitung sebuah pulau kecil dengan karakter sama dengan pualau lainnya seperti Karimun Jawa, Lombok, Komodo, Ambon, Derawan, Bunaken, Wakatobi dll yang penduduknya banyak sebagai nelayan. Kelezatan dan kesegaran Ikan sudah tidak dapat disangsikan. Pasti segar dan sedap. Sea food segar dan enak hanya nilai plus yang wajib diadakan kemanapun kita berwisata ke tempat-tepat tersebut.

Mie Belitung - private collection

Mie Belitung - private collection

Akhirnya setelah mencicipi diberbagai restauran, ternyata di pulau kecil ini ada sebuah restauran sederhana, dikelola oleh keluarga Nyonya Atep keturunan Tionghoa dengan sajian khasnya Mie. Hampir semua wisatawan yang berkunjung ke Belitung biasanya direkomendasikan mencicipi Mie olahan Nyonya Atep. Dan memang betul, ketika berkunjung untuk mencicipi kuliner khas Belitung ini restauran yang kapasitasnya kurang lebih dapat menampung 40 orang sebagian besar pengunjungnya adalah wisatawan.

Ciri khas Mie Belitung, begitu orang-orang mengenalnya hampir tidak pernah saya jumpai di daerah lain yang cukup terkenal dengan olahan berbahan Mie seperti Medan, Pontianak, Bangka, bahkan dibeberapa kota di pulau Jawa. Inilah kepiawaian keturunan Tionghoa yang sudah lama menetap di Belitung sejak ekplorasi penambangan Timah awal abad 18 lalu. Bahkan keturunan Tionghoa tidak dapat dipisahkan dari peradaban dan Budaya masyarakat asli Belitung yang kebanyakan orang Melayu.

Mie Belitung adalah hasil kreasi lokal yang memberikan citarasa menyesuaikan letak geografis kepulauan yang banyak menghasilkan ikan. Apabila di beberapa kota lain Mie identik dengan bumbu olahan daging Sapi maupun Ayam, maka Mie Belitung sepenuhnya menghadirkan hasil laut seperti Udang dan Ikan. Dari semangkuk Mie yang berbumbu kuah sea food dan sedikit creamy, rasa kaldu Udangnya begitu terasa. Udang ukuran sedang utuh pun menjadi pelengkap. Aroma kuah kaldunya akan sangat menggoda selera apabila dihidangkan langsung dalam keadaan panas. Temuan lainnya yang sangat unik dalam semangkuk mie adalah potongan Otak-otak Ikan Tenggiri yang jumlahnya membuat penasaran untuk menyantap mangkuk kedua.

Mie Belitung Atep di kota Tanjungpandan - private collection

Mie Belitung Atep di kota Tanjungpandan - private collection

Beberapa foto-foto artis nasional yang terpajang di dinding restauran ini pernah menikmati sedapnya Mie Belitung restauran Atep Bahkan tidak salah apabila pakar kuliner Bondan Winarno pun pernah mengunjungi dan memuji sebagai tempat Wisata Kuliner yang tidak boleh terlewatkan apabila mengunjungi pulau Belitung.


TAGS belitung Mie Belitung WISATA KULINER Atep


-

Author

Follow Me